National Blogger Day

965799_10152870648670514_1149853440_oI’ve been blogging since June 2007 right after one of my best friends back home taught me how to create one. At first, alike most newbies, I didn’t even know what to write and what to tell. However, since I was studying communication science and has a lot of writing assignments, I basically just uploaded all those stuff on my blog, lol. To be honest, I was quite happy because many people came to my blog even just for the sake of copying my writings (about communication science). I’m happy to share and I don’t give a shit whether they’re gonna put my name on the reference list or not.

And today is the national day of blogger in Indonesia. And it’s already 7 years in total of my existence in Indonesia blogsphere. It’s not easy to maintain consistency to keep writing on regular basis. In early years, I used to update my blog at least once a week. Back then there was no twitter, no hype of facebook and bla bla bla. Visiting blogs used to kinda my favorite activity every night. Commenting and knowing the authors were such lovely enjoyment for me. Continue reading

Berlin, First Stop of Summer Trip


image3

SO, finally I’ve got chance to compile pieces of my scandiplus trip stories last summer. During the trip, I shared everything on Path or Facebook due to its effectiveness and real-time. Obviously, no point to write such long story when you’re enjoying your moment, right? I call this trip as #ScandiPlus Trip: Germany, Denmark, Norway, Sweden, Finland, Russia, and Estonia. This trip is another getaway with a light backpack (7 kg) to 11 cities within 7 countries. Don’t expect this post will tell a lot of stories. It’s just random puzzle.

Continue reading

Peduli Kesehatan Guru

@1000_guruSAYA kira kita semua sepakat bahwa masing-masing dari kita pasti punya guru idola. Guru yang kita sanjung dan sayangi setengah mati. Sosok yang menjadi panutan serta mereka yang selalu siap sedia membantu kita untuk maju dan bertumbuh. Salahsatu guru yang saya masih ingat betul adalah Pak Endar. Beliau khusus mengajar kelas 5 dan kelas 6 SD di salah satu Madrasah swasta di Palembang. Beliau mengayuh sepeda dari rumah ke sekolah demi mengajar pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan pelajaran sosial lainnya. You know lah kalau sebagian besar guru-guru SD saat itu mengajar hampir semua mata pelajaran. Luar biasa!

Dengan tubuh kurus kerempeng di balik kacamata minus itu, Pak Endar dengan setia mengajar ratusan dari kami setiap harinya. Selain mengajar dan menghadapi bandelnya anak-anak di sekolah, tak lupa bahwa Pak Endar juga adalah sosok seorang kepala keluarga di rumah. Tanggung jawab beliau sebagai suami sekaligus bapak tentu bukan hal yang mudah untuk dijalani. Apalagi bagi seorang pengajar, jam bersama keluarga turut dialokasikan untuk menyiapkan bahan ajar keesokan harinya. Continue reading

Tanya Jawab tentang LPDP

IMG_547974863113442Info ini saya dapat hasil dari beberapa teman awardee. Monggo semoga bermanfaat.
Salam dari Amsterdam! :D
- Apa sih sebenarnya LPDP itu?
LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) itu adalah lembaga yang mengelola beasiswa dibawah Kementerian Keuangan, Pendidikan & Agama RI.
- Ada apa aja jenis beasiswanya?
1. Beasiswa Magister Doktor: Ini yang paling umum buat ngelanjutin S2 atau S3 kita. Universitas yang dituju harus masuk ke dalam QS atau Times Higher Education Top 250 World University Rangkings.
2. Beasiswa Presidensial RI: Khusus buat Top 50 World University, bisa pilih opsi ini. Tahap seleksinya lebih panjang tapi dapat uang yang lebih banyak dan emang disiapin buat jadi pemimpin generasi Indonesia di tahun 2045.
3. Beasiswa Afirmasi: Khusus untuk mahasiswa yang tinggal di daerah terpencil atau yang berprestasi mengharumkan nama Indonesia.
4. Beasiswa Tesis & Disertasi
5. Beasiswa Dokter Spesialis
- List universitas yang boleh dituju dengan LPDP apa aja ya?
Untuk Beasiswa Magister Doktor, bisa lihat di http://www.lpdp.depkeu.go.id/beasiswa/daftar-perguruan-tinggi-tujuan/
- Kalau universitas tujuan gak ada di list gimana ya?
Coba aja hubungin langsung pihak LPDP nya lewat telefon/email. Di angkatan saya buktinya ada kok yang ke Stavanger lewat LPDP walaupun kampusnya sendiri gak kedaftar di list sebelumnya.
- Tahapan seleksinya apa aja ya?
Buat Beasiswa Magister Doktor ada 3 tahap: Seleksi administrasi, Wawancara & Leadership Group Discussion (LGD).

Continue reading

Untukmu Guruku

BAK-XL_Untukmu-Guru-_Banner_795x443-px(Mei-Juli)DULU saya ingat benar bagaimana saat mengadakan survey ke salahsatu desa di Cisarua, Purwakarta Jawa Barat. Bersama dua relawan Gerakan Indonesia Berkibar, kami  lainnya, kami menempuh waktu kurang lebih dua jam dari Jakarta. Kunjungan ini adalah bentuk survey yang kami lakukan untuk menjawab laporan dari salahseorang simpatisan Gerakan Indonesia Berkibar tentang kondisi sebuah sekolah yang memperihatinkan.

Singkat cerita, perjalanan memakan kurang lebih 2 jam. Sekira pukul 13.00 WIB kami menuju SDN 03 Cisarua. Setelah menggunakan mobil selama 15 menit melalui jalan yang cukup ekstrim kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu boat hingga akhirnya tiba di SDN 03 Cisarua. Yang membuat saya terenyuh adalah fakta bahwa terdapat 3 guru yang dengan setia mengabdi mengajar anak-anak dengan kondisi seadanya. Pak Hendra, Ibu Ema dan Ibu Winie adalah guru-guru yang terus setia mengajar meskipun gajinya kurang dari Rp 200,000 sebulan.  Continue reading

Amsterdam Canal Cruise

SO yeah, nothing much I could tell about what I’ve been doing in the last 4 months in Amsterdam. Just study, a bit traveled in France and Italy in between, and just like others: chilling out. The last part is the most important one. That is really dutch: chilling out, biking everyday, having fun on the boat, barbecuing in the park, etc. What a life!

Last weekend we had a 2-hour canal cruise in Prinsengracht (Prince’s Canal). The weather was okay, not great but just okay and a lil bit windy. Here’s the video that I made few hours ago. Enjoy!

 

Lagi, Artikel tentang Sampoerna

Screen Shot 2014-05-21 at 12.39.54 PMSORE itu notif Facebook yang masuk begitu kencang. Perkara pinjaman pendidikan Sampoerna yang tahun lalu sempat saya posting di sini ternyata kembali berulang. Namun kali ini sedikit berbeda, jika tahun lalu isu yang marak menyoal Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), artikel yang menyebar di online forum Kaskus kali ini mencoba menguliti USBI (Universitas Siswa Bangsa Internasional) yang baru diresmikan oleh Putera Sampoerna Foundation (PSF) tengah tahun lalu.

Hal ini menarik mengingat tulisan yang mulanya dimuat di kompasiana tersebut memiliki kemiripan dengan artikel tentang ASBI tahun lalu, tentunya dengan identitas yang berbeda. Parahnya, sebagian komentar yang lalu lalang di hot thread tersebut sangat destruktif. Terlebih beberapa komentar bernada negatif yang muncul tidak diimbangi dengan logika berpikir yang sehat. Continue reading